dakwahmuh.com,- Banjarmasin 13 Agustus 2017. bersamaan dengan HUT kemerdekaan RI ke 72 dan hari jadi Propinsi Kalimantan Selatan serta milat muhammadiyah ke 108 H. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Banjarmasin mengadakan silaturahmi  dan syukuran dengan seluruh jajaran Pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah se Kota Banjarmasin,  Pimpinanan Amal usaha khususnya serta warga Muhammadiyah pada Umumnya dengan beberapa agenda, sarapan pagi bersama yang kemudian dilanjutkan dengan pelantikan atau pengukuhan Ketua LKSA/Panti Asuhan Al Ihsan, Panti Asuha Nuruddin dan derektur Utama SURYAMU biro perjalanan ibadah haji/Umrah Kota Banjarmasin.

Berdasarakan hasil Surat keputusan Pimpinan Daerah Kota Banjarmasin yang telah dibacakan adalah sebagai berikut:

LKSA/Panti Asuhan Muhammadiyah Nuruddin: dengan pengurus:

Penasehat: Prof. Dr. H. M. Ma’ruf Abdullah, SH. MH dan H. Sa’duddin

Pengurus: Drs. H. Nor Rachman, MM. Drs. H. Rusdiansyah, M.Pd. Rahmidi, S.Pd.I. H. Abdul Muis.

Direktur Utama Suryamubiro perjalanan ibadah haji dan Umroh Banjarmasin dengan kepengurusan sebagai berikut:

Penasehat: Drs. H. Alfian Khairani, M.Pd. H. Khairul Anam, SH. K.Kes

Direktur: Drs. H. Alfian Khairani, M.Pd.I

Derektur Pemasaran: Drs. H. Fitri Aidi, SA

Kabag Administrasi: Nurdin Syahri, S.Ag, S.Pd.I

Kabag Keuangan: HARIANTO, S.PD

“pimpinan adalah motor penggerak dalam membangkitkan sebuah amal usaha hingga mampu mencapai sesuatu yang baik, oleh karena itu pemilihan dan pengukuhan semua Pimpinan yang baru saja dilantik telah memenuhi syarat yang baik untuk menjadi motor penggerak untuk persyarikatan Muhammadiyah” dalam sambutan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Dr. H. Maskur, MM.

Pelaksanaan kegiatan ini bertempat di Halaman Kantor Sekretariat  Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Banjarmasin pada pukul 06:30 Wita sampai dengan selesai.

Masukan yang sangat berharga oleh Prof. Dr. Ma’ruf Abdullah dalam nasehat beliau dapat dipetik beberapa pokok poin.

  1. Para pemimpin Organisasi dimuhammadiyah harus mempunyai program dan target, jika pimpinan hanya mempunyai program saja tanpa target maka pada umumnya program tidak akan berjalan.
  2. Gagasan yang baik harus selalui diikat, yang dimaksut diikat adalah sebuah pertemuan.
  3. Para Pimpinan jangan pernah berprilaku omong doang dan tidak bekerja.

Jika ada pimpinan persyarikan yang omdo maka obatnya adalah melakukan sebuah agenda secara tertulis dan dibagi kepada semua pimpinan, program dan target. selanjutnya adalah pimpinan harus mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap jabatan amanah yang telah ditugaskan kepada pimpinan.

Seorang pimpian harus berani memulai dan jangan pernah takut program itu gagal. jika ada seoarang pemimpin yang tidak bekerja, tidak menjalankan amanah yang telah diberikan  maka hal pertama yang harus dilakukan oleh pemimpin tersebut adalah mencari sebuah motovasi besar dalam dirinya untuk program yang telah dibuatnya. (ebn)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here